Lyrics:
Kereta arah kota
Penuh tatapan kosong
Jemari mengetik
Lupa indahnya hening
Mengapa begini
Demi si reputasi
Mau menjadi yang disukai
Bersampul persona diri
Sandiwarakah
Semua yang ada
Di balik indahnya senyuman
Bijaksanakah
Saat manusia
Kehilangan waktu yang berharga
Demi layar saja
Sayangnya terkadang
Sampai terbuai rasa
Mau menjadi seperti dia
Sempurna di layar kaca
Sandiwarakah
Semua yang ada
[lyrics was taken from http://www.lyrics.my/artists/maudy-ayunda/lyrics/layar] Di balik indahnya senyuman
Bijaksanakah
Saat manusia
Kehilangan waktu yang berharga
Demi layar saja
Sandiwarakah
Semua yang ada
Di balik indahnya senyuman
Bijaksanakah
Saat manusia
Kehilangan diri yang berharga
Demi layar saja
Demi layar saja
Demi layar saja
Demi layar saja
Demi layar saja
Engkau meratap
Engkau mencari
Engkau bercermin kembali
Engkau meratap
Engkau mencari
Engkau bercermin kembali
Sandiwara
Penuh tatapan kosong
Jemari mengetik
Lupa indahnya hening
Mengapa begini
Demi si reputasi
Mau menjadi yang disukai
Bersampul persona diri
Sandiwarakah
Semua yang ada
Di balik indahnya senyuman
Bijaksanakah
Saat manusia
Kehilangan waktu yang berharga
Demi layar saja
Sayangnya terkadang
Sampai terbuai rasa
Mau menjadi seperti dia
Sempurna di layar kaca
Sandiwarakah
Semua yang ada
[lyrics was taken from http://www.lyrics.my/artists/maudy-ayunda/lyrics/layar] Di balik indahnya senyuman
Bijaksanakah
Saat manusia
Kehilangan waktu yang berharga
Demi layar saja
Sandiwarakah
Semua yang ada
Di balik indahnya senyuman
Bijaksanakah
Saat manusia
Kehilangan diri yang berharga
Demi layar saja
Demi layar saja
Demi layar saja
Demi layar saja
Demi layar saja
Engkau meratap
Engkau mencari
Engkau bercermin kembali
Engkau meratap
Engkau mencari
Engkau bercermin kembali
Sandiwara
