Diari Bertinta Luka Lyrics



Lyrics:

[Verse 1]
Sunyi beralun di tikar malam
Doa bergetar dalam diam
Batu di dada, beban tak bernama
Namun langit tetap kirim cahaya
Air mata gugur tak sempat diseka
Hidup ini seperti teka-teki luka
Ada yang hilang, ada yang tinggal
Tapi Tuhan tak pernah berpaling walau sesaat

[Pre-Chorus]
Tak semua yang runtuh itu hancur
Kadang rebah itu ajar kita jujur

[Chorus]
Ya Ilahi, tuntun aku pulang
Bila jiwa hampir tenggelam
Langit-Mu saksi tiap resah
Dalam diam, Kau paling dekat
Biar dunia menepis arah
Aku tetap mahu kembali
PadaMu yang tak pernah lupa
Kerana ini diari bertinta luka

[Verse 2]
Dari akar rebung, aku datang bertongkat luka
Setiap nafas berhutang, tiap langkah bersoal tanya
Hidup ibarat syair gundah di atas daun renyai
Hujan pun tahu manusia itu mudah lalai
Aku khatam kitab duka, hela demi hela



[lyrics was taken from http://www.lyrics.my/artists/pensil-langit/lyrics/diari-bertinta-luka] Cari makna pada retak, bukan cuma pada gila
Adakah Tuhan menjauh bila dunia membatu?
Atau kita yang lupa, tersesat dalam ratu nafsu?
Wahai hati yang meratap, jangan pernah letak noktah
Kerana dalam gelap, sinar bukan mitos mudah
Setiap luka mengajar, setiap jatuh mengingatkan
Yang hidup ini hanya pinjaman bukan milikan

[Bridge]
Aku tulis hidup dengan tinta luka
Tapi aku ubah ia jadi doa
Aku lari dariMu dalam gelap
Tapi Kau tunggu aku tanpa lelah
Kau tak butuh kata indah dari mulutku
Cukuplah hati yang ikhlas mengaku
Aku hamba, aku lalai, aku perlu
Dan Kau tetap di situ, tak pernah jemu

[Chorus]
Ya Ilahi, tuntun aku pulang
Bila jiwa hampir tenggelam
Langit-Mu saksi tiap resah
Dalam diam, Kau paling dekat
Biar dunia menepis arah
Aku tetap mahu kembali
PadaMu yang tak pernah lupa
Kerana ini diari bertinta luka

[Outro]
Dan bila semuanya diam
Tuhan masih mendengar
Bahkan keluhan yang tak terucap
Tersirat dalam getar roh