Lyrics:
Sinaran cinta yang aku pernah rasa
Dari dirimu terpancarnya cahaya
Itu yang kurasa bila kamu ada
Nyata depan mata hati berbunga
Ingat tak lagi yang aku pernah kata?
Aku sedang lagi usaha gila-gila
Aku nak kita berdua dapat bersama
Halal dalam ikatan sampai tua
Apa kau anggap itu sebuah gurauan?
Tatkala ku berkata guna perasaan
Aku bukannya si badut di jalanan
Ku hanya mau bertepuk dua tangan
Di saat aku hadir di depan mata
Apakah kau tak pernah anggap aku ada?
Mengapa aku yang selalu berusaha
Namun orang lain juga yang kau terima
Kecewa tu berat bukan timbang tapi rasa
Cinta itu ada bukan maunya dia
Hati yang setia lebih banyak derita
Selalu kalah dalam waktu usaha
Kecewa tu berat bukan timbang tapi rasa
Cinta itu ada bukan maunya dia
Hati yang setia lebih banyak derita
Selalu kalah dengan yang selalu ada
Aku tak mau bina rumah singgah
Aku mau bina sebuah istana megah
[lyrics was taken from http://www.lyrics.my/artists/apit-tearra-a-pit/lyrics/kecewa-berat] Mahligai cinta yang dibina bersama
Aku dan engkau bertahta di singgah sana
Namun apakan daya rasa kita tak sama
Terpisah antara langit dan dunia
Kau bebas terbang tanpa harus berjuang
Aku yang berperang bersama perasaan
Hargailah diriku
Sebelum kau hilang aku
Saat kau jatuh ke jurang
Aku yang hadir hulurkan tangan
Jika ditanya mengapa ku bantu
Waktu itu ku juga tak tahu
Mungkin rasa di waktu itu
Berkata yang kau perlukan aku
Kecewa tu berat bukan timbang tapi rasa
Cinta itu ada bukan maunya dia
Hati yang setia lebih banyak derita
Selalu kalah dalam waktu usaha
Kecewa tu berat bukan timbang tapi rasa
Cinta itu ada bukan maunya dia
Hati yang setia lebih banyak derita
Selalu kalah dengan yang selalu ada
Dah tiba masa ku undurkan diri
Dari memaksa tersiksanya hati
Bukan mengalah cuma rasa lelah
Tak dianggap wujud tu rasanya parah
Kecewa tu berat
Dari dirimu terpancarnya cahaya
Itu yang kurasa bila kamu ada
Nyata depan mata hati berbunga
Ingat tak lagi yang aku pernah kata?
Aku sedang lagi usaha gila-gila
Aku nak kita berdua dapat bersama
Halal dalam ikatan sampai tua
Apa kau anggap itu sebuah gurauan?
Tatkala ku berkata guna perasaan
Aku bukannya si badut di jalanan
Ku hanya mau bertepuk dua tangan
Di saat aku hadir di depan mata
Apakah kau tak pernah anggap aku ada?
Mengapa aku yang selalu berusaha
Namun orang lain juga yang kau terima
Kecewa tu berat bukan timbang tapi rasa
Cinta itu ada bukan maunya dia
Hati yang setia lebih banyak derita
Selalu kalah dalam waktu usaha
Kecewa tu berat bukan timbang tapi rasa
Cinta itu ada bukan maunya dia
Hati yang setia lebih banyak derita
Selalu kalah dengan yang selalu ada
Aku tak mau bina rumah singgah
Aku mau bina sebuah istana megah
[lyrics was taken from http://www.lyrics.my/artists/apit-tearra-a-pit/lyrics/kecewa-berat] Mahligai cinta yang dibina bersama
Aku dan engkau bertahta di singgah sana
Namun apakan daya rasa kita tak sama
Terpisah antara langit dan dunia
Kau bebas terbang tanpa harus berjuang
Aku yang berperang bersama perasaan
Hargailah diriku
Sebelum kau hilang aku
Saat kau jatuh ke jurang
Aku yang hadir hulurkan tangan
Jika ditanya mengapa ku bantu
Waktu itu ku juga tak tahu
Mungkin rasa di waktu itu
Berkata yang kau perlukan aku
Kecewa tu berat bukan timbang tapi rasa
Cinta itu ada bukan maunya dia
Hati yang setia lebih banyak derita
Selalu kalah dalam waktu usaha
Kecewa tu berat bukan timbang tapi rasa
Cinta itu ada bukan maunya dia
Hati yang setia lebih banyak derita
Selalu kalah dengan yang selalu ada
Dah tiba masa ku undurkan diri
Dari memaksa tersiksanya hati
Bukan mengalah cuma rasa lelah
Tak dianggap wujud tu rasanya parah
Kecewa tu berat
